Semua orang tahu bahwa kegiatan fisik penting untuk semua usia. Salah satu cara melakukannya adalah dengan berolahraga. Olahraga bukan hanya tentang menang dalam pertandingan, tetapi sebenarnya sangat bermanfaat untuk mengembangkan keterampilan gerak, dan yang paling penting, bersenang-senang. Itulah mengapa kelas multi-sports adalah solusi yang tepat untuk setiap anak.
Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa multi-sports merupakan pilihan cerdas bagi atlet muda untuk menjelajahi berbagai jenis olahraga daripada spesialisasi terlalu dini, manfaat-manfaat yang ditawarkan oleh multi-sports, dan bagaimana tim di Rockstar Academy menyelenggarakan program multi-sports yang luar biasa untuk anak-anak dan remaja. Mari kita bahas!
Program multi-sports memungkinkan anak-anak untuk mengalami dan berlatih dalam berbagai jenis olahraga daripada hanya fokus pada satu jenis saja. Program ini menekankan pengembangan keterampilan gerak dasar, seperti berlari, melompat, melempar, dan menangkap, sambil tetap fokus pada kesenangan, variasi, dan pertumbuhan secara keseluruhan daripada spesialisasi dini.
Pada dasarnya, program ini membantu atlet muda membangun dasar fisik yang kuat, menemukan apa yang mereka sukai, dan mengembangkan keterampilan yang serbaguna yang dapat diterapkan pada olahraga apa pun.
Semakin banyak dan kesepakatan para ahli bahwa daripada memaksa anak-anak untuk fokus pada satu olahraga sejak dini, memberikan mereka akses ke berbagai olahraga lebih baik, baik untuk kinerja maupun kesejahteraan mereka.
Berikut beberapa alasannya:
Berpartisipasi dalam berbagai olahraga memungkinkan anak-anak mengembangkan keterampilan fisik yang beragam, kelincahan, koordinasi, kekuatan, dan daya tahan, karena setiap olahraga menekankan gerakan yang berbeda.
Ketika anak-anak terlalu dini spesialisasi dalam satu olahraga, mereka sering mengulangi gerakan yang sama selama berbulan-bulan dalam setahun, yang meningkatkan risiko cedera dan dapat menyebabkan kelelahan mental. Berolahraga di berbagai cabang olahraga menjaga hal-hal tetap segar.
Dengan memperkenalkan anak-anak pada lebih dari satu olahraga, mereka lebih mungkin menemukan olahraga (atau kegiatan) yang benar-benar mereka nikmati dan ingin terus lakukan.
Seorang anak yang mengembangkan keterampilan di berbagai olahraga seringkali lebih adaptif, tangguh, dan serbaguna sebagai atlet.
Ketika fokus tidak hanya pada satu olahraga dan kompetisi terus-menerus, anak-anak lebih mungkin terus menikmati olahraga atau kegiatan fisik hingga dewasa.
Untuk merangkum dan memperluas, berikut adalah manfaat spesifik dari latihan multi-olahraga bagi atlet muda:
Setiap olahraga menantang tubuh dengan cara yang berbeda. Misalnya, sepak bola meningkatkan daya tahan dan kekuatan kaki, basket mengembangkan kecepatan dan kelincahan, sedangkan renang meningkatkan kebugaran kardiovaskular dan kekuatan inti otot.
Dengan berlatih berbagai olahraga, anak-anak mengembangkan tingkat kebugaran yang lebih seimbang dan holistik.
Latihan multi-olahraga membantu anak-anak menguasai berbagai pola gerakan. Menangkap bola dalam baseball, menggiring bola dalam basket, atau menendang dalam sepak bola masing-masing melatih otot dan keterampilan koordinasi yang berbeda.
Seiring waktu, hal ini membangun kendali tubuh yang lebih baik, keseimbangan, dan kesadaran, yang dapat meningkatkan kinerja dalam olahraga apa pun yang mereka pilih di kemudian hari.
Ketika anak-anak fokus pada satu olahraga sepanjang tahun, mereka mengulangi gerakan yang sama berulang kali, yang dapat membebani otot dan sendi tertentu. Atlet multi-olahraga menggunakan tubuh mereka dengan cara yang berbeda-beda.
Variasi ini memberi waktu bagi otot untuk beristirahat dan pulih, mengurangi risiko cedera akibat tekanan berlebihan.
Berpartisipasi dalam berbagai olahraga memperkenalkan anak-anak pada rekan tim baru, strategi, dan tantangan. Seorang anak mungkin bermain tenis secara individu pada satu hari dan kemudian menjadi bagian dari tim voli pada hari berikutnya.
Pengalaman ini membantu mereka belajar beradaptasi dengan cepat, mengatasi tekanan, bangkit dari kesalahan, dan mengembangkan kepercayaan diri.
Keragaman membuat latihan tetap menarik. Alih-alih mengulang latihan yang sama setiap hari, anak-anak dapat mengalami permainan baru dan tujuan baru. Hal ini membuat mereka tetap termotivasi, penasaran, dan bersemangat untuk berkembang.
Anak-anak yang bermain berbagai olahraga cenderung kurang kehilangan minat atau merasa tertekan, sehingga mereka dapat mempertahankan hubungan positif dengan kegiatan fisik.
Olahraga yang berbeda membawa jenis kerja sama tim yang berbeda. Misalnya, basket mengajarkan komunikasi cepat dan kepercayaan, sementara sepak bola membangun strategi jangka panjang dan kerja sama.
Bermain dalam berbagai lingkungan tim membantu anak-anak mengembangkan keterampilan sosial yang kuat, belajar cara menang bersama, mendukung satu sama lain, dan menghormati lawan.
Banyak olahraga membutuhkan pengambilan keputusan yang cepat. Baik itu memilih pukulan terbaik dalam bulu tangkis atau membaca permainan dalam sepak bola, momen-momen ini mengasah fokus, pemikiran kritis, dan kesadaran akan sekitar anak-anak.
Keterampilan mental ini seringkali diterjemahkan menjadi kemampuan pemecahan masalah yang lebih baik di sekolah dan kehidupan sehari-hari.
Anak-anak yang terpapar berbagai olahraga membangun dasar atletik yang kuat, memungkinkan mereka beradaptasi dengan mudah jika memutuskan untuk spesialisasi di kemudian hari.
Seorang siswa yang pernah bermain senam dan basket, misalnya, mungkin mengembangkan kelenturan tubuh dan koordinasi, yang memberikan keunggulan saat beralih ke olahraga lain.
Ketika anak-anak belajar bahwa olahraga menyenangkan dan beragam, mereka lebih cenderung tetap aktif sepanjang hidup. Latihan multi-sports mendorong rasa ingin tahu dan membantu anak-anak membentuk kebiasaan sehat serta sikap positif terhadap kebugaran yang berlanjut hingga dewasa.
Keterampilan dari satu olahraga seringkali meningkatkan kinerja di olahraga lain. Misalnya, koordinasi tangan-mata dari tenis meja membantu dalam baseball, kelincahan dari sepak bola mendukung basket, dan keseimbangan dari senam meningkatkan hampir semua olahraga.
Efek latihan silang ini membantu atlet muda berkembang lebih cepat dan menjadi pemain yang lebih seimbang.
Sejak 2011, Rockstar Academy telah menjadi mitra terpercaya bagi orang tua, menawarkan berbagai kegiatan fisik untuk anak-anak berusia mulai dari 6 bulan hingga 18 tahun.
Dengan lebih dari 120 kelas setiap minggu dan lebih dari 50 acara dan kompetisi setiap tahun, Rockstar memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk menjelajah, berkembang, dan bersinar.
Dalam pilihan program yang lebih luas, Rockstar menempatkan Multi-Sports sebagai penawaran utama. Rockstar Academy ini berarti anak-anak terpapar pada berbagai disiplin olahraga dalam lingkungan yang menstimulasi, menyenangkan, dan aman.
Sebagai akademi olahraga dan seni pertunjukan terkemuka, Rockstar Academy menawarkan program Multi-Sports yang dirancang untuk mengembangkan potensi setiap anak melalui kesenangan, variasi, dan pertumbuhan.
Didukung oleh pelatih lokal dan internasional yang berkualifikasi, fasilitas kelas dunia, dan kurikulum holistik, program ini mendorong anak-anak dari balita hingga remaja untuk menjelajahi berbagai olahraga sambil mengembangkan keterampilan gerak, kepercayaan diri, dan kerja sama tim.
Program Multi-Olahraga kami tidak hanya membangun keterampilan, tetapi juga memberikan setiap anak kesempatan untuk bersinar melalui kompetisi seru seperti RockOlympics.
Dalam acara unik ini, bahkan siswa berusia 1 tahun pun mendapatkan kesempatan untuk menantang diri sendiri, melampaui zona nyaman mereka, dan merasakan kebanggaan yang berasal dari usaha nyata.
Bagi orang tua, ini adalah lingkungan yang terstruktur dan mendukung yang memprioritaskan perkembangan daripada spesialisasi dini, memastikan anak-anak tumbuh kuat, tetap termotivasi, dan menikmati prosesnya. Kami juga percaya bahwa setiap anak seharusnya memiliki kesempatan untuk merasakan keseruan dan kegembiraan olahraga sebelum memutuskan untuk bergabung, itulah mengapa Rockstar juga menawarkan kelas uji coba gratis!
Pada usia berapa anak saya sebaiknya mulai mengikuti program multi-olahraga?
Idealnya sedini mungkin dengan cara yang menyenangkan dan sesuai usia. Beberapa program mulai dari balita (2-3 tahun) dan berlanjut hingga masa kanak-kanak. Penelitian menunjukkan bahwa pengembangan keterampilan gerak dini (melempar, berlari, melompat) mendukung pilihan olahraga di kemudian hari.
Jika anak saya sudah menyukai satu olahraga dan ingin fokus, apakah sebaiknya kita menunda?
Wajar jika Anda ingin mendukung olahraga yang disukai anak, tetapi bukti menunjukkan bahwa menunda spesialisasi (hingga awal remaja) sambil menjelajahi olahraga lain terlebih dahulu dapat menghasilkan hasil jangka panjang yang lebih baik (secara fisik dan psikologis).
Apakah bermain banyak olahraga berarti mereka tidak akan mahir dalam satu olahraga pun?
Tidak selalu. Faktanya, bermain banyak olahraga dapat menciptakan atlet yang lebih kuat dan ketika mereka memutuskan untuk fokus, mereka akan memiliki dasar keterampilan yang luas. Tujuan dari multi-sports bukanlah untuk mencegah keunggulan, tetapi untuk membangun potensi dan kesenangan.